Monday, 17 October 2011

Kandungan Cumi-Cumi


Kandungan Gizi Cumi-Cumi 


Nggak afdol/lengkap kalo ane nggak ngebahas soal cumi-cumi. Secara, nama blog ane kan http://www.cumikriting.blogspot.com (hehehe, promosi). Cumi-cumi atau Squid in English (squidward, spongebob, patrick star-kartun favorit ane hehehe) termasuk hewan dalam kelas cephalopoda besar dan termasuk filum molusca. Cephalopoda itu artinya kaki kepala, mungkin karena kakinya nempel di kepalanya. hehehe. Cumi-cumi yang kita makan itu termasuk jenis Loligo Pealei yang memiliki panjang sekitar 5,1 cm. Namun ternyata terdapat cumi-cumi raksasa yang ukurannya bisa mencapai lebih dari 15 m. Jenis cumi raksasa ini disebut cumi-cumi Architeuthis.
   
Kandungan gizi yang baik dalam cumi-cumi diantaranya protein, asam amino esensial, selenium dan vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), B 12, niasim, asam folat serta vitamin yang larut dalam lemak yaitu Vit. A, D, E, K. Kandungan proteinnya cukup tinggi yaitu 17,9 g/100 g cumi segar. Asam amino esensial yang dominan dimiliki cumi adalah leusin, lisin dan fenilalanin. Sedangkan asam amino non-esensial yang dominan adalah asam glutamat dan asam aspartat. Kedua asam amino diatas memberikan rasa gurih dari cumi-cumi. Cumi-cumii tidak punya tulang sehingga mudah untuk dimakan, hhmmmm laperrr..
Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi Cumi
Selain itu, cumi-cumi juga mengandung mineral mikro dan makro yang cukup tinggi, seperti natrium, fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah yaitu 7,5 g/100 g, masing-masing terdiri dari 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Namu perlu diwaspadai, kolesterol cumi-cumi lumayan tinggi yaitu 260 mg/100 g bahan. Walaupun dianggap berbahaya, kolesterol tetap dibutuhkan tubuh untuk memelihara dinding sel dan fungsi fisiologis lain, yaitu sekitar 1.100 miligram/hari. Actually, Kolesterol cumi-cumi, udang dan lobster masih lebih rendah dibandingkan kuning telur, hati, jeroan serta otak ternak.

Cumi-cumi atau sotong punya cara jitu untuk menghindarkan diri yaitu menyemprotkan tinta hitam. Tahukan kamu, ternyata tinta hitam ini mengandung butir-butir melanin atau pigmen hitam. Melanin alami adalah melanoprotein yang mengandung 10%-15% protein. Melanin ini dapat mengikat protein melalui asam amino yang mengandung sulfur, yaitu sisten. Khasiat cumi-cumi sangat banyak saudara-saudara diantaranya anti tumor, mendukung pertumbuhan tulang, mencegah osteoporosis dan menyembuhkan kulit bernoda dan berlubang dengan cara menumbuk cumi kering menjadi bedak (para cewek boleh coba tuh, bedak rasa cumi. Kalo laper tinggal dicocol aja hehehe).
Gue Gurita, Bukan Cumi
     Ayo makan cumi coz banyak kandungan gizinya.  Tapi inget, jangan berlebihan, entar mabok cumi  (sodaranya mabok janda hehehe #garing). Kalo kebanyakan makan cumi, ditakutkan kolesterol jahat di tubuh anda naik dan malah menimbulkan penyakit. Sekian dan terima kasih.

(Berbagai Sumber)