Monday, 11 February 2013

Bosan Jadi Pegawai? Ingin Jadi Entrepreneur? Mandiri Saja


Bosan Jadi Pegawai? Ingin Jadi Entrepreneur?

Keadaan ekonomi dunia memang mengalami masa resesi. Namun, hal ini tidak terlalu berdampak pada negara kita. Perekonomian nasional masih menunjukkan pertumbuhan sekitar 6% per tahun. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, sektor riil pun mengalami perkembangan. Hal ini ditandai dengan menjamurnya berbagai macam industri dan UMKM. Di sisi lain, golongan masyarakat kelas menengah semakin bertambah. Kondisi ekonomi yang stabil, sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang banyak, tentu menarik para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Sebuah peluang yang sangat bagus untuk berbisnis, ikut mencicipi kue kemajuan ekonomi Indonesia.

Sayang seribu kali sayang. Ternyata, jumlah pengusaha atau entrepreneur di Indonesia  masih di bawah jumlah ideal sebagai negara yang ingin mencapai standar kemapanan ekonomi. Menurut David McClelland, jumlah ideal entrepreneur suatu negara minimal 2% dari populasi. Dari data Deputi Bidang pengkajian Kementerian Koperasi dan UKM, sampai dengan Januari 2012, jumlah pengusaha di Indonesia baru mencapai 1,56%. Jumlah ini masih jauh tertinggal dari negara-negara lain seperti Malaysia (5%), Singapura (7%), China dan Jepang (10%) serta Amerika Serikat (11,5%-12%).

Jika kita lihat dari sisi budaya dan pola pikir masyarakat, kebanyakan dari kita masih menempatkan berwirausaha menjadi pilihan ke sekian setelah kita lulus kuliah/sekolah. Bahkan ada yang mencoba berbisnis hanya karena kepepet kebutuhan, ditolak bekerja di berbagai perusahaan. Jika saya boleh sedikit berargumen,  mungkin benar ucapan salah seorang entrepreneur bahwa sejarah Indonesia yang dijajah selama ratusan tahun telah membangun mind set non produktif, menjadikan "pegawai" sebagai pilihan karir yang aman (comfort zone). Hanya sedikit sekali keluarga yang menanamkan jiwa entrepreneur pada anak-anaknya. Bukan suatu hal yang salah memang. Namun, jika kita berbicara tentang konteks pembangunan ekonomi, menebarkan benih entrepreneurship merupakan solusi yang tepat membangun kesejahteraan negeri ini. Membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dengan membuka lapangan pekerjaan baru.

Program Entrepreneurship Bank Mandiri
Sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia, Bank Mandiri ternyata mempunyai andil besar dalam menumbuhkan benih entrepreneurship,  terutama di kalangan muda. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri pada masyarakat. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) berkontribusi melalui pemberian edukasi dan pembangunan sarana prasarana. Beberapa program yang sudah dilaksanakan Bank Mandiri terutama menyangkut entrepreneur diantaranya :

1.Menjadikan program Kemandirian Edukasi dan Kewirausaahan sebagai strategic program dalam Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri.
2.Memberikan pelatihan kewirausahaan kepada pengusaha UKM di berbagai daerah di Indonesia. Pelatihan ini diberikan agar pengusaha UKM dapat mengembangkan usahanya secara lebih profesional, meningkatkan kompetensi pengusaha dengan menerapkan disiplin ilmu seperti pembukuan sederhana, manajemen bisnis, perpajakan dan pemberian motivasi. Hal ini sangat bermanfaat karena umumnya UKM menghadapi kendala dalam teknis produksi, administrasi keuangan, manajemen, marketing dan pendanaan.
3.Memiliki program kemitraan yang khusus diberikan kepasa pengusaha pemula yang belum layak dibiayai bank (non bankable). Program ini diwujudkan dengan pemberikan bantuan biaya dengan jumlah tertentu (Mandiri Kredit Tanpa Anggunan (KTA)) hingga akhirnya pengusaha tersebut berubah kondisinya menjadi bankable. Selain itu, pengusaha pun diberikan link dengan debitur sukses.
4.Memberikan pelatihan dan informasi mengenai entrepreneurship  kepada kalangan akademisi. Pelatihan disampaikan melalui workshop “Wirausaha Mandiri” kepada mahasiswa dan tim pengajar di berbagai perguruan tinggi bahkan sekolah Islam/pesantren. Selain itu, diselenggarakan pula pameran entrepreneurship sebagai event tahunan.  
5.Melalui kantor perwakilan di luar negeri, Bank Mandiri memberikan pelatihan entrepreneurship kepada buruh migran. Mereka diajarkan bagaimana membuat proposal pengajuan modal kerja, manajemen keuangan dan marketing. Para buruh migran ini diharapkan akan menjadi pengusaha baru ketika kontrak kerja mereka selesai dan kembali ke Indonesia.
6. Mengadakan perlombaan entrepreneurship melalui  program “Mandiri bersama Mandiri Challege” yang fokus mencari bibit wirausaha baru dari kalangan mahasiswa/alumni. Serta memberikan apresiasi berupa penghargaan bagi mahasiswa/alumni yang sudah berani mencoba dan sukses menjalankan usahanya.
7.Dan poin terakhir adalah dengan memberikan penghargaan kepada wirausaha berprestasi melalui program penghargaan Wirausaha Mandiri dan Mandiri Young Technopreneur

Program-program unggulan di atas diharapkan mampu menumbuhkan minat berinvestasi bagi masyarakat khususnya generasi muda. Program Wirausaha Mandiri, Mandiri bersama Mandiri Challege dan Mandiri Young Technopreneur merupakan stimulan luar biasa menuju kemandirian ekonomi bangsa Indonesia. Para peserta program ini akan diseleksi, dilakukan pendampingan dan tentu saja dibekali pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat dalam hal operasional bisnis saja, namun mencakup etika berwirausaha dan social responcibility membangun masyarakat. Selain diberikan wawasan bisnis, para peserta diberikan kesempatan untuk memublikasikan hasil karyanya di media massa dan diberikan informasi menjalin jaringan bisnis dari berbagai kalangan.

Maka tidaklah heran, jika upaya luar biasa Bank Mandiri ini mendapat apresiasi dari pemerintah maupun pihak internasional. Terbukti, Dirut Bank Mandiri memperoleh penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM sebagai salah satu dari top 16, pejabat perusahaan BUMN yang aktif berkontribusi dalam peningkatan wirausahawan Indonesia. Melalui program-program entreprenership-nya, Bank Mandiri telah melahirkan ratusan ribu bahkan lebih, wirausahawan baru dalam sektor UMKM yang notabene merupakan penggerak ekonomi nasional.
  
Saatnya Memulai
Hal yang paling sulit dalam melakukan sesuatu adalah memulainya. Begitu pula ketika Anda akan  memulai untuk berbisnis. Diperlukan modal dan keahlian (entreprenership). Modal bukan hanya benda yang dapat dihitung dan dilihat (fixed asset atau current asset). Tekad, kemauan dan keberanian mengambil risiko termasuk modal awal dalam berbisnis. Keahlian ini dapat kita peroleh melalui pendidikan formal, seminar, workshop dan yang paling penting pengalaman. Jika belum pernah mencoba, kita tak akan pernah tahu seberapa efektif teori yang digaungkan para ahli dengan kenyataan yang terjadi di lapangan.

Ada yang bilang, “kesuksesan itu terwujud ketika kesiapan bertemu dengan kesempatan”. Ketika kita sudah siap menjadi entrepreneur, sudah menentukan konsep bisnis kita secara masif, maka langkah selanjutnya adalah mengeksekusinya di lapangan. Tentu setiap memulai bisnis membutuhkan dana bukan? Entah itu untuk membuat badan hukum, membeli peralatan, bahan baku dan sebagainya, pasti membutuhkan uang. Bank Mandiri ternyata memahami masalah ini dengan baik. Mereka meluncurkan produk-produk pendanaan yang dirancang khusus sesuai dengan kondisi para pengusaha pemula. Mengapa harus Bank Mandiri? Bukankan saat ini sudah banyak bank lain yang menawarkan produk yang sama? Eit, tunggu dulu. Sebaiknya Anda membaca beberapa alasan berikut ini untuk lebih meyakinkan kenapa harus menambatkan hati ber-partner dengan Bank Mandiri.
  • · Bank Mandiri Mengutamakan Pelayanan Prima Kepada Para Nasabah
Sebagai hasil merger dari beberapa bank nasional lain, Bank Mandiri berusaha menjadi yang terbaik dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah. Hal ini cukup beralasan karena persaingan dunia perbankan cukup ketat saat ini. Ditambah spesifikasi “Barang” yang dijajakan tiap bank tak jauh berbeda. Oleh karena itu, pelayanan berkualitas yang berorientasi pada kepuasan nasabah merupakan kunci untuk menarik minat masyarakat bermitra dengan Bank Mandiri.-

Pelayanan prima yang diberikan tidak hanya menyangkut performa setiap pegawai
front liner ketika melayani nasabah. Yang lebih penting, ketersediaan privilege lain sebagai nasabah Bank Mandiri harus selalu ditingkatkan. Hadirnya Mandiri call,  perluasan jaringan, inovasi kemudahan bertransaksi dan kelengkapan fasilitas kantor cabang menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan Bank Mandiri.-

Upaya perbaikan yang terus dilakukan
Bank Mandiri ternyata menuai banyak apresiasi. Dalam Survei Bank Service Excellence Monitoring (BSEM) tahun 2011/2012 oleh Marketing Research Indonesia (MRI) dan majalah Infobank, Bank Mandiri berhasil menduduki puncak tertinggi “Daftar Sepuluh Bank Terbaik Dalam Pelayanan Prima”. Survei ini dilakukan di empat kota yaitu Jakarta, Medan, Semarang dan Cirebon menggunakan metode mystery shopper.


Dalam metode mystery shopper, terdapat  seorang shopper yang akan bertindak sebagai nasabah. Shopper tersebut akan melakukan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan pelayanan sebuah bank seperti membuka rekening tabungan, meminta informasi produk, melakukan transaksi di seluruh e-channel (ATM, Internet Banking, SMS Banking dan Phone Banking), serta mengajukan keluhan atas transaksi yang sudah dilakukan. Survei ini dilakukan secara obyektif karena tidak hanya mengukur service delivery, namun seluruh customer experience ketika bertransaksi di Bank Mandiri.

Hasil survei menunjukkan keperkasaan
Mandiri sebagai bank terbaik di Indonesia. Hasil survei menempatkan Customer Service Bank Mandiri menjadi yang terbaik dengan nilai 82,47%, internet banking terbaik dengan persentase 99,52% dan kategori performa terbaik phone banking – officer dengan persentase 95,28%. Dengan nilai survei keseluruhan sebesar 88,47%, Bank Mandiri kembali berhasil menjadi yang terbaik untuk kali kelima sebagai The Best Overall Performance (2008-2012) dan menyandang predikat The Most Consistent Bank In Service untuk ketiga kalinya (2010-2012).  Atas prestasi itu, Mandiri menjadi bank pertama yang menyabet penghargaan Golden Trophy for Banking Service Excellence.

Selain itu, dalam ajang
Corporate Governance Asia (CGA) Annual Recognition Award 2012, Bank Mandiri mampu meraih penghargaan The Best of Asia dari Corporate Governance Asia (CGA). Penghargaan yang sudah diterima selama empat tahun berturut-turut ini diberikan karena konsistensi Bank Mandiri dalam menerapkan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG). Beberapa paparan penghargaan di atas saya yakin, cukup memberi bukti bahwa pelayanan Bank Mandiri masih menjadi yang terbaik di negeri ini.


  • Fitur Perbankan Dari Bank Mandiri Terbilang Komplet (Jumlah ATM, SMS Banking, Internet Banking dan lain-lain)

    Bank Mandiri
    memiliki layanan 24 jam yang siap memberikan kenyamanan Anda dalam bertransaksi. Layanan ini sangat membantu karena dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Layanan 24 jam terdiri dari Mandiri ATM, Mandiri SMS, Mandiri internet, Mandiri Call, Mandiri
    Mobile dan Mandiri Internet Bisnis.

    Penerapan layanan Mandiri ini bisa dikatakan pioneer dalam dunia perbankan. Selain memudahkan Anda dalam berbisnis, layanan ini pun sangat bermanfaat membantu mengefisienkan waktu membayaran pengeluaran pribadi Anda. Dengan layanan Mandiri Internet, Mandiri SMS  atau Mandiri kartu kredit, pembayaran pengeluaran rumah tangga seperti tagihan listrik, telepon, pulsa, televisi kabel, belanja kebutuhan sehari-hari, pembayaran pajak bahkan zakat pun bisa dilakukan dengan mudah.


    Cukup bermodalkan ponsel dan koneksi internet, Anda dapat menikmati layanan Mandiri SMS, Mandiri Call, Mandiri Mobile dan Mandiri internet bisnis. Tak perlu risau ketika butuh dana cepat karena Mandiri ATM tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah yang memadai. Apalagi, seiring dengan berkembangnya bisnis online, layanan 24 jam Mandiri sangat cocok bagi Anda pengelola situs belanja online atau Anda penyuka online shopping. Layanan Mandiri ini mampu memudahkan Anda dalam bertransaksi, membelanjakan berbagai voucher hadiah atau menggunakan jasa pembayaran elektronik.

    Di samping layanan 24 jam, fitur lain yang tak kalah
    cetar adalah produk Mandiri KPR, Mandiri Tabungan, dan Mandiri Tabungan Rencana. Ketiga produk tersebut merupakan investasi yang menjanjikan saat ini. Dengan Mandiri Tabungan atau Mandiri Tabungan Rencana, Anda dapat mengelola keuangan Anda dengan baik sesuai kebutuhan di masa yang akan datang. Disandingkan dengan pemberian asuransi, Mandiri Tabungan rencana merupakan investasi tepat bagi masa depan keluarga Anda. Tak perlu risau jika terjadi sesuatu dengan Anda karena pembayaran setoran sudah dijamin pihak asuransi. Mandiri KPR tidak kalah memesona. Bunga KPR yang bersaing serta pelayanan prima, menjadi alasan tepat memilih Mandiri KPR sebagai jalan mudah mendapat hunian yang nyaman. Jadi, penggunaan layanan Bank Mandiri memberikan multiplier effect, membantu kelancaran proses bisnis, kegiatan investasi dan pengelolaan keuangan pribadi Anda.
  • Produk Khusus Bagi Usaha Mikro: Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi
    Beberapa produk dirancang khusus bagi sektor usaha mikro. Fasilitas pembiayaan ini diberikan kepada semua kalangan masyarakat baik perusahaan, kelompok usaha atau pun perorangan. Para pedagang, petani dan nelayan boleh mengajukan pembiayaan ini untuk membantu memajukan usahanya. Kelebihan dari Kredit Usaha Mikro ini adalah prosesnya cepat dan mudah, jangka waktu kredit cukup panjang sampai dengan 36 bulan dan persyaratan kreditnya tergolong ringan. Maksimum limit kredit pun cukup besar sampai dengan Rp100 juta. Khusus untuk fasilitas
    top up bisa mencapai limit Rp200 juta.

    Produk lain yang ditawarkan adalah Kredir Modal Kerja. Fasilitas kredit ini diberikan untuk memenuhi modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha. Misalnya untuk membiayai persediaan, piutang, proyek atau kebutuhan lain yang layak dibiayai sesuai penilaian bank. Kelebihan kredit ini adalah limit kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan. Jangka waktu dibatasi maksimal satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai  kebutuhan. Selain itu sifat kresit  dapat ditentukan, apakah kredit revolving atau non revolving.

    Selanjutnya adalah Kredit Investasi. Produk ini sangat cocok bagi Anda yang sedang melakukan ekspansi. Anda bisa mengajukan kredit ini untuk meningkatkan jumlah produksi barang, meningkatkan kualitas & kinerja mesin, penambahan jumlah pegawai atau perluasan/penambahan tempat usaha baru. Kelebihannya hampir sama dengan Kredit Modal Kerja. Kelebihan kredit ini adalah limit kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jangka waktu yang cukup panjang yaitu lebih dari satu tahun. Kredit ini dapat diberikan dalam valuta Rupiah maupun valuta asing.
Sudah selayaknya bank sebagai lembaga keuangan berperan ganda, bahu membahu bersama pemerintah membangun perekonomian nasional. Tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penyimpan dan penyalur dana, bank harus mampu membantu masyarakat “mengolah” uangnya sehingga terjadi mutualisme yang baik antara bank dan debitur.

Program CSR Bank Mandiri telah memberi contoh yang baik dengan menggalakan entrepreneur sebagai the best choice bagi karir generasi muda. Dengan membuka lapangan baru, maka kita ikut menopang laju perekonomian bangsa ini, menurunkan angka pengangguran dan ikut serta meratakan kesejahteraan.

Yang muda yang berjaya. Kreatif, inovatif dan berani mengambil peluang. Itulah jiwa seorang Entrepreneurs. Bank Mandiri, pilihan jitu entrepreneur Indonesia.