Friday, 16 December 2016

Julukan-Julukan Kota Garut Yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Tags

Sumber : http://sunda.garutkab.go.id

Seperti halnya Bandung dan kota-kota lain, Garut pun memiliki julukan-julukan yang sudah cukup dikenal di masyarakat luar. Jika Bandung terkenal sebagai kota Mode, Parijs Van Java; Cirebon kota Udang;Bogor kota hujan dan Depok kota petir, maka Garut terkenal sebagai kota dodol atau Swiss Van Java.
-
Julukan-julukan tersebut diberikan bukan tanpa alasan. Hanya daerah tertentu saja yang mempunyai julukan. Keanekaragaman budaya dan kondisi alam menjadi sebuah alasan kenapa suatu kota mendapat sebuah julukan.

Berikut ini beberapa julukan yang disandang oleh kota Garut beserta penjelasannya.

1. Garut Swiss van Java dan Mooi Garoet

Sumber : travel.detik.com

Swiss van java atau kota Swiss yang ada di Jawa diberikan kepada Garut karena keindahan panorama alamnya. Gunung-gunung vulkanik yang mengepung kota Garut, memberikan hawa sejuk dan pemandangan yang sangat indah. Sekitar awal abad ke-20, Garut sempat terkenal sebagai tujuan wisata. Ditandai dengan berdirinya tempat penginapan dan pengelolaan beberapa tempat wisata. Bahkan, di depan stasiun Garut didirikan Tourist Bureau” untuk membantu para wisatawan mendapat informasi tentang Garut. Keindahan kota Garut diabadikan dalam Encyclopedie van Nederlands-Indie (Ensiklopedia Hindia-Belanda) yang terbit tahun 1917.

Jika swiss van java terkenal sekitar abad ke-20, julukan Mooi Garoet atau Garoet Mooi muncul sebagai ungkapan kekaguman pada zaman kolonial atas keindahan alam kota Garut.

2. Garut Pangirutan

Sumber : http://maenkegarut.wordpress.com/

Lahirnya Idiom Garut Pangirutan memang bukan basa-basi. Banyak selebritis Dunia sengaja datang ke Garut untuk plesiran. Diantaranya Charlie Chaplin, artis bind movie dari Hollywood yang saat itu sangat terkenal. Charlie Chaplin berkunjung ke Garut pada tahun 1928. Karena didatangi banyak turis, Garut menjadi tempat pertemuan orang-orang dari berbagai benua. Suasana seperti ini direkam oleh S. Ahmad Abdullah Assegaf dalam novel Fatat Garut (Gadis Garut) yang terbit pada tahun 1979 dalam bahasa Arab. Memasuki zaman revolusi, Kota Garut ,mengalami banyak kehancuran. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengembalikan pariwisata Garut seperti dulu. Tapi, masa-masa Garut Pangirutan belum tertandingi hingga saat ini.

Jujur saya pun baru tahu kalau Garut pernah mencapai masa keemasan sebagai kota wisata dunia. Sampai-sampai artis sekaliber Charlie chaplin yang dulu sangat terkenal mau singgah ke Garut bahkan dua kali. Semoga kejayaan Garut sebagai kota Pangirutan bisa kembali lagi. Tapi entah kapan.

3. Garut ‘Kota Intan’

Sumber : http://fokusjabar.com

Julukan Garut sebagai Kota Intan diberikan oleh presiden Soekarno ketika berkunjung ke Garut pada tanggal 8 Desember 1960. Pada kunjungannya, Soekarno merestui Kota Garut diujuluki sebagai ‘Kota Intan’. Julukan itu bukan tanpa alasan, karena Kota Garut saat itu sangat bersih dan asri, bahkan termasuk kota terbersih di Indonesia. Itulah buah dari kepemimpinan Bupati Gahara yang secara telaten menjaga kebersihan kota, sehingga masyarakat ikut terpanggil dan sering melakukan kerja bakti tanpa harus diperintah. ‘KOTA INTAN’ dapat diartikan Kota Indah, Tertib, Aman, Nyaman.

4. Garut ‘Gurilaps’

Sumber : riparhand.blogspot.com

Garut sejak dahulu dikenal memiliki banyak objek wisata. Banyaknya tempat wisata di Garut, melahirkan julukan Garut ‘GURILAPS’ (basa Sunda – Gemerlap). GURILAPS merupakan singkatan dari GUnung, RImba, LAut dan Pantai, Seni budaya. Garut memiliki objek wisata yang lengkap, dari wisata alami hingga wisata buatan. Mulai dari wisata Gunung, seperti Gunung Guntur, Cikuray, Papandayan dan Talaga Bodas. Wisata Rimba seperti Hutan Sancang. Wisata Laut dan Pantai seperti Santolo, Pameungpeuk, Rancabuaya, Sayangheulang dan lain sebagainya. Wisata Seni dan Budaya seperti Candi Cangkuang, Kampung Dukuh, Makam Godog, Adu Domba dan berbagai macam kesenian dan budaya Garut lainnya.  Wisata Cipanas dan Darajat sebagai wisata buatan tempat pemandian air panas yang alami berasal dari kaki gunung Guntur.

5. Garut ‘Kota Dodol’

Sumber : google.com
Mau pergi ke Garut? Jangan lupa bawa dodol ya! 

Saking terkenalnya dengan dodol, wisatawan biasanya membeli oleh-oleh dodol sebagai tanda sudah berkunjung ke Garut. Dodol ada berbagai macam jenisnya, ada dodol aneka rasa buah, dodol ketan dan dodol original. Ada juga angleng, yaitu penganan manis nan legit yang dibungkus kulit jagung.  Untuk membeli oleh-oleh dodol ini cukup mudah karena sepanjang jalan Otista, alun-alun Tarogong sampai jalan Kadungora, banyak berjejer toko penjual oleh-oleh khas Garut. Salah satu produsen dodol yang cukup terkenal di Garut adalah produsen dodol Picnic.  

5. Garut ‘Kota Domba’

Sumber : http://www.infoternak.com

Selain penganan dodol, Garut pun terkenal karena varietas domba yang dikenal sebagai domba Garut. Domba Garut terkenal sebagai domba yang kuat dan gagah. Wajar saja jika harga domba ini lebih mahal dari jenis domba lainnya. Terlebih adanya budaya adu domba, menjadikan varietas domba Garut tetap lestari. Apalagi jika domba itu merupakan jawara adu domba, maka harga domba tersebut bisa naik berkali lipat. Domba Garut merupakan hasil perkawinan campuran antara domba lokal dengan domba jenis capstaad dari Afrika Selatan dan domba merino dari Autralia. 

Sumber : https://www.facebook.com/ILoveGarut/posts/341885929261122