Monday, 8 October 2012

Tanda-Tanda Kematian Seorang Muslim: Siapa Tahu Anda Berikutnya


Tanda-Tanda Kematian Seorang Muslim: 
Siapa Tahu Anda Berikutnya


Mungkin sebagian dari kita akan berpikir, ''Dari mana kamu tahu tanda-tanda itu? Memang orang mau mati bisa cerita?". Awalnya saya pun berpikir seperti itu. Artikel mengenai tanda-tanda ini banyak bertebaran di internet. Berikut versinya. 

Diriwayatkan Imam Ghazali rahimahullah mendapatkan tanda-tanda kematian dirinya. Beliau mampu menyiapkan diri untuk menghadapi sakaratul maut sendirian. Segala persiapan termasuk mandi, wudhu' serta kafan beliau lakukan seorang diri. Hanya ketika sampai bagian tubuh dan kepala saja beliau memanggil kakaknya yaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk meneruskan tugas tersebut. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafankan bagian wajahnya.
 
Tanda-tanda kematian menurut ulama adalah benar. Hanya amalan dan ketakwaan kita saja yang akan dapat membedakan kepekaan kita kepada tanda-tanda ini. Rasulullah SAW diriwayatkan, masih mampu memperlihatkan dan menceritakan kepada keluarga dan sahabat secara langsung akan kesukaran menghadapi sakaratul maut dari awal hingga akhir hayat Baginda.

Adapun riwayat-riwayat ini memperlihatkan kepada kita sesungguhnya Allah SWT tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita umat Islam supaya dapat bertobat dan selalu siap dalam perjalanan menghadap Allah SWT. Sesungguhnya kematian seseorang merupakan rahasia Alloh. AlQuran menyebutkan bahwa saat ajal menjemput, tidak seorang pun dapat menangguhkannya walau hanya sesaat. 


Selesai membaca artikel ini, jujur saya merinding.  Ingat kesalahan yang sudah diperbuat, taubat yang belum benar-benar bertaubat (Taubatan Nasuha). Sesungguhnya tidak ada jaminan, Anda, saya atau siapa pun masih bernafas beberapa detik ke depan atau beberapa hari ke depan. Sesungguhnya mengingat kematian merupakan dzikir yang paling baik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. 
  • 100 hari sebelum kematian
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yg dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini. Perbedaaanya adalah apakah mereka sadar atau tidak akan tanda tersebut. Tanda ini biasanya akan terjadi setelah waktu Ashar. Seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki akan mengalami getaran, seakan-akan menggigil.

Contohnya seperti daging sapi/kambing yang baru disembelih. Jika kita perhatikan dengan teliti kita akan mendapati hewan tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya nikmat bagi mereka yang sadar dan berdetak di hatinya bahwa mungkin ini adalah tanda kematian. Getaran akan berhenti dan hilang setelah ia sadar akan kehadiran tanda ini.

Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaat. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa sesudah mati.
  • 40 hari sebelum kematian
Tanda ini juga akan terjadi sesudah waktu Ashar. Jantung kita akan berdenyut-denyut. Ketika ini terjadi daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arash Allah swt. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan akan mulai mengikuti kita sepanjang waktu. Pada saat tertentu Malaikat maut akan memperlihatkan wajahnya sekilas. Jika hal ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. 
  • 7 hari sebelum kematian
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah sakit di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba- tiba dia berselera untuk makan.
  • 3 hari sebelum kematian
Pada masa ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat diketahui/ disadari maka berpuasalah. Hal ini dilakukan supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.

Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan hidung perlahan-lahan turun dan sakit. Ini dapat diketahui jika kita melihatnya dari bagian sisi. Telinganya akan layu dimana bahagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terjulur akan perlahan-lahan menekuk dan sukar ditegakkan.

  • 1 hari sebelum kematian
Akan terjadi sesudah waktu Ashar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di bagian ubun-ubun. Hal ini menandakan bahwa kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.


*Penutup*

Wallohu A'lam. Percaya atau tidak terserah Anda karena tidak ada dalil kuat baik Al Quran maupun Hadits yang menerangkan ciri-ciri di atas. Yang pasti, kematian itu tidak dapat ditunda walaupun sepersekian detik. Maka persiapkanlah dengan sebaik-baiknya.

Kematian adalah hal yang penting. Tak kurang dari 145 ayat dalam Al Qur’an menyebut atau masalah kematian. Kapan ajal menjemput adalah rahasia Allah. Tidak ada seorang pun yang tahu kapan, di mana dan bagaimana seseorang akan mati. Karena kematian menyangkut terpisahnya ruh denga badan. Dan tidak ada yang tahu banyak tentang soal ruh kecuali Allah. Allah berfirman:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُم مِّن الْعِلْمِ إِلاَّ قَلِيلاً
Artinya: Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.” (QS Al Isra’ 17:85)
2. Allah hanya memberi konfirmasi bahwa kematian itu ada dan kerena itu mengingatkan manusia bahwa kematian dapat datang kepada kita sewaktu-waktu dan tidak akan dapat dihindari. Allah berfirman:
أَيْنَمَا تَكُونُواْ يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ
Artinya: Di manapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh(QS An Nisa 4:78)
قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ
Artinya: Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu. (Al Jum’ah 62:8)


Sumber :
http://www.kask*s.co.id/showthread.php?t=9055142
http://my.opera.com/harimauputih/blog/2012/02/18/tanda-tanda-menjelang-kematian 
http://belajarsambilbermain.wordpress.com/2012/03/29/tanda-tanda-kematian-dalam-islam/