Monday, 6 November 2017

Penerimaan Santri Baru Ma'had Ihya Assunnah (MIAS) Tasikmalaya 2017/2018

Sumber: www.miastasikmalaya.com


Kabar gembira bagi Anda yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di Ma'had Ihya Assunnah (MIAS) Tasikmalaya karena penerimaan santri baru tahun ajaran 2017/2018 sudah dibuka. Ma'had yang diasuh oleh Ust. Abu Qotadah Al-Afsary ini bertujuan mendidik santri yang beraqidah lurus, berakhlak mulia dan berpengetahuan luas sesuai manhaj Salafus Shalih.  Terdapat dua gelombang PSB yaitu:

  • Gelombang I      :  1 November 2017 -23 Desember 2017
  • Gelombang II     :  1 -28 Februari 2018, setiap hari Sabtu dan Ahad.

Dilansir dari website MIAS, berikut ini ketentuan pendaftaran santri baru:

Kriteria Santri Baru


A. Syarat Administrasi Pendaftaran

  1. Foto Copy Rapor 2 Semester Terakhir
  2. Menyerahkan NISN untuk SMP, SMA
  3. Foto Copy akta kelahiran 2 lembar
  4. Foto Copy kartu keluarga 2 Lembar
  5. Foto Copy KTP Orang Tua 2 Lembar
  6. Pas foto 2x3 dan 3x4 masing-masing 6 lembar
  7. Surat keterangan sehat dari RSUD pemerintah setempat dan wajib dilengkapi tes laboratorium untuk HbSAg/Hepatitis B dan TBC

B. Syarat-syarat Lain

  1. Membayar uang pendaftaran
  2. Diantar oleh orang tua / wali kecuali Program Tadribud Du’at

C. Pendaftaran Online (Via Email)

  1. Unduh Formulir Pendaftaran dan Surat Pernyataan sesuai jenjang di www.miastasikmalaya.com dan klik Sub Menu Download.
    Klik di sini untuk Formulir pendaftaran SMP dan klik di sini untuk formulir SMA.
    Klik di sini untuk Surat pernyataan SMP dan
    Klik di sini untuk Surat pernyataan SMA
  2. Isi Formulir pendaftaran dengan benar dan lengkap.
  3. Membayar pendaftaran via transfer ke
BANK BNI SYARIAH:
REK: 1436 2015 14 A.N. YAYASAN IHYA AS SUNNAH
Konfirmasi SMS ke: 082219239178
Bagian Keuangan Bapak Yudi Mulyana 

4. Kirim Form pendaftaran (Berupa File Excel), Bukti Transfer dan Persyaratan Administrasi lainnya Via Email: panitiapsbmias@gmail.com

 

BIAYA AWAL TAHUN

External
 
 
 
Biaya Pendaftaran
Rp
500.000
 
SMPIT-TQ
Rp
16.000.000
*
SMAIT-TQ
Rp
16.450.000
*
TBAIT-TQ
Rp
16.050.000
*
TDIT-TQ & PGBAIT-TQ
Rp
2.500.000
 
TBAIT-TQ ke TD/PGBA
Rp
7.350.000
 
 
 
 
 
Internal
 
 
 
Pendaftaran
Rp
250.000
 
SMPIIT-TQ
Rp
10.300.000
*
SMAIT-TQ
Rp
10.750.000
*

  *Berikut 1 Netbook

  Minimal 50% biaya awal masuk, dibayarkan setelah dinyatakan lulus.

  Syahriah Rp. 1.200.000,- Kecuali TD dan PBGA.
 
CONTACT PERSON

1.  Dani Priyanto, S. IP, M. Pd
SMA
:
0812 1986 563
2.  Rizal Arifin, S. Pd.I
SMP
:
0823 1800 2969
3.  Didi Fahrudin, SE
Bagian Keuangan
:
0813 8103 8831
4.  Sabiq Al Mubarok, S. Pd.I
TD-TQ
:
0852 3865 7267


Syarat penerimaan satri baru Ma'had Ihya as Sunnah Tasikmalaya

Umum

  1. Sudah mandiri dan siap mentaati semua peratuaran Ma’had
  2. Diantar oleh orang tua/wali kecuali program Tadribud Du’at
  3. Mengisi formulir dan membayar uang pendaftaran
  4. Menyerahkan pas foto 2x3 dan 3x4 masing-masing 6 lembar
  5. Menyerahkan foto copy akte kelahiran sebanyak2 lembar
  6. Mengikuti tes masuk/kelulusan
  7. Membawa surat keterangan sehat dari dokter


Khusus

  1. Berumur tidak kurang dari 6 tahun/lulus TK untuk jenjang SDIT-TQ
  2. Membawa foto copy kartu NISN (Nomor Induk Siswa Nasional )2 lmbr
  3. Bisa membaca Al Qur’an dengan lancar untuk jenjang SMPIT-TQ Ihya As Sunnah dan TBA
  4. Bisa dasar-dasar bahasa arab untuk jenjang SMAIT-TQ Ihya as Sunnah, TD dan PGB
  5. Menyerahkan Foto copy ijasah SKHUN dan Raport terakhir 2 lembar
  6. Bagi santri pindahan harus menyerahkan raport dan surat pindah dan mutasi, serta lulus seleksi dan penyesuain
  7. Program TD-TQ, PGBA dan Tahfidzhul Qur’an (Santri Mandiri [bebas biaya], seleksi).
  8. Program TD-TQ, PGBA dan Tahfidzhul Qur’an minimal lulusan SMP atau sederajat
Ma'had Ihya Assunnah Tasikmalaya

Alamat Jl Paseh BCA No.11 Tuguraja, Cihideung, Kota Tasikmalaya. Telp (0265) 325225

Sumber: www.miastasikmalaya.com

Saturday, 4 November 2017

Nginep Nyaman dan Murah di Subwow Hostel Bandung



Siapa yang suka dengan kota Bandung? Kota yang happening dengan makanan enak, mojang-mojang gareulis, dan walikota kece jaman now Kang Ridwan Kamil. Mungkin banyak dari kita punya kisahnya sendiri dengan kota kembang ini. Buat saya, jalan-jalan pagi/sore di jalan Dago atau Riau udah cukup menyenangkan. Trotoarnya lega, bersih, rapi, banyak pohon rindang dan bunga-bunga. #macetnya mah nggak

Nah, kebetulan hari Senin ada kegiatan di Bandung, saya putuskan cari tempat nginep yang murah dan strategis. Ada beberapa pilihan sih, misal Ib*s budget atau Fav*, tapi harganya 200k ke atas. Oke skip. Nyoba-nyoba nyari keyword hostel bandung di web trav*loka, ketemulah Subwow Hostel Bandung. Lokasinya strategis lho di jalan Riau ujung/Jl RE Martadinata. Harganya pun murah, waktu itu bayar Rp118.000 per malam.


Subwow Hostel
Ya namanya juga hostel, beda lah sama hotel. Pertimbangan saya milih subwow hostel karena diantara hostel yang ada, ini yang cukup private. Toiletnya gak digabung, tidur pun misah-misah (private room), ada wifi, AC, TV dan air panas. Sebenarnya ada hostel yang cukup terkenal di daerah Braga, yang seringkali disambangi bule-bule. Tapi sistemnya, shared bedroom (bunk) dan shared toilet. Harganya juga gak jauh-jauh beda. Fix lah pesen subwow hostel via travel*ka.

Sore-sore, karena jam check in pukul 14.00, saya meluncur ke Subwow Hostel by gojek Indonesia. Kalau dari peta sih, subwow ini deket grand tebu hotel. Lihat google street view, gak nemu karena belum update. Sampailah saya di depan hotel grand tebu. Sempet bingung, hostelnya mana ya. Lihat ke sana ke mari, ada tulisan di papan iklan "subwow hostel" tapi bangunannya mana ya. Ah, daripada bingung saya nanya pak satpam dimana itu subwow hostel. Eng ing eng... subwow hostelnya ada di basement hotel grand Tebu.


pintu masuk Subwow Hostel (baca sabwow) ada di
 sebelah kiri gedung Grand Tebu Hotel Bandung
Smoking Area sebelum masuk area hostel
Setelah dikasih tau pak Satpam dan diantar petugas grand Tebu, saya diajak melipir ke kiri gedung, ke arah basement. "Silakan ikuti tangga ke bawah pak, nanti ada staf kami di sana". Oke baiklah.

Setelah check in, saya dikasih kunci hostel yang berbentuk kartu. Nggak kaget dengan ukuran kamar yang kecil karena di web travel*ka juga udah kelihatan. Dan tampilannya pun nggak jauh beda. Tapi buat teman-teman yang phobia tempat sempit, kayaknya bakal nggak nyaman. Karena cuma buat tidur, buat saya subwow hostel cukup worthed. Sempit tapi nyaman.

Tangga ke subwow hostel Bandung

TV dan meja tempel
Harga Handuk kecil Rp30.000,-

Single bed + bantal + selimut (biru)

Nah, ada tips bagi kalian yang akan nginep di Subwow hostel:
  1. Bawa perlengkapan mandi karena di Subwow hostel gak disediakan handuk, sikat gigi, sabun dan lain-lain. Kalau nggak bawa handuk, bisa beli di sini dengan harga Rp30.000 untuk handuk ukuran kecil.
  2. Sebelum ke sini harus bawa air minum dan makan kecil. Bawa perbekalan camilan ya, jaga-jaga mager di kamar. Kalau mau beli minum, ada kok tukang makanan dan minuman di seberang dengan harga yang lebih murah daripada harga di hostel. Note: air minum 100 ml=Rp10k.
  3. Jangan lupa kulineran. Di deket subwow hostel ada sate anggrek bandung yang murah meriah, ada steak swiss butcher yang mahal, ada ramen hakkata ikkousha, konro dan masih banyak lagi. Jalan Riau mah surganya kuliner. Hwehehe..
  4. Bawa sajadah.Tempat shalat di sini menurut saya kurang enak. Setelah keliling-keling, ternyata di basement/hostel gak ada mushola. Kata staff-nya mushola ada di lantai 5 atau 6 (lupa). Untuk ke sana harus naik via lift lobby grand tebu hotel. Agak ribet sebenarnya karena harus naik turun lift dan tangga. Terlebih musholanya sepiii dan deket parkiran kosong.
  5. Jangan lupa bawa kunci tiap mau keluar kamar ya. Kalau ketinggalan di dalam berabe bro.



Ukuran Toilet dan kamar mandi

Toiletnya kecil, tapi leluasa lah buat mandi. Kalau bosen di kamar, ada juga papan permainan di belakang hostel.

Lorong kamar-kamar  Subwow Hostel Bandung

Mushola di Grand Tebu Hostel
Mushola Grand Tebu Hotel.
Magrib di Jalan Riau
Suasana sore di Jalan Riau
Sarapan mulai pukul 06.00 pagi
Nasi, mie goreng, ayam goreng, tumis buncis

Kerupuk sambal

Dikasih buah juga

Wilujeng tuang ah..
Simpulannya, nginep di Subwow cukup worthed buat single traveller yang nyari tempat tidur yang nyaman dengan AC dan wifi gratis. Selain itu, ada air panas pula buat mandi dan dikasih sarapan enak. Saya sih udah dua kali nginep di sini. Selain lokasinya oke punya, bangunannya pun terbilang baru karena baru beroperasi sekitar bulan Maret 2017. Pelayanan Staf dan manajemennya pun cukup profesional, mungkin karena masih satu manajemen dengan Grand Tebu Hotel. 

Wilujeng pelesiran di kota Bandung :)


Monday, 16 October 2017

Makan Enak di Joglo Semar Tasikmalaya



Udah berapa kali makan ke Joglo Semar Tasik? Jawabannya lebih dari 3x. Why...Why...Kunaon? Jawabannya simpel, rasa masakannya enak-enak. Pertama datang ke sini dan terakhir datang, ada perubahan beberapa menu. Dulu spesialis tahu, sekarang kayaknya lebih ke masakan Bali/NTB.

Agak heran juga, setiap kali ke Joglo semar, pengunjung tempat makan ini keliatan sepi. Padahal masakannya variatif dan enak. Iya sih, tempatnya gak kekinian. Tapi tempat makan kekinian kadang ribet di konsep, soal rasa nggak sebanding. Ya, gak semuanya gitu juga sih. #takutdiprotes

Okay, selera emang gak bisa diperdebatkan. Tapi selera bisa divoting. Nah, hasil voting kali ini, Joglo semar menjadi sang pemenang (voting di kalangan temen-temen saya hwehehe...). Menu masakan di sini banyak yang unik dan jarang ditemui di Tasikmalaya. Misalnya ayam taliwang, nasi pedas khas Bali (asli pedas banget), es kuwut, kimbap, Mie udang singapore dan lain-lain (baca di menu). 


Sempet nyoba ayam betutu, rasanya enak. Kalau kamu penyuka pedas, patut nyobain menu ayam betutu dan masakan Bali/Lombok lainnya. Aslina lada pisan. Alhasil karena kesan rasa ayam betutunya enak, jadi penasaran nyoba menu lain. Teman-teman saya pesen ramen jawa dan saya sendiri pesen mie udang Singapore (mie goreng). Keduanya punya rasa enak. Bumbu masakan di sini lumayan serius, misalnya mie udang singapore. Lada dan bumbu-bumbu lain kerasa banget, bukan jenis mie goreng rumahan yang rasanya lite/ringan.

Mie Udang Singapore
Seporsi nasi/mie rata-rata dibanderol Rp25 ribu. Misalnya mie udang singapore ini. Potongan ayam dan udangnya gak pelit. Worth it lah harga segini. Es kuwut harganya Rp10 ribu, sama harganya dengan es kuwut di mie baso 55. Rincian harga bisa dilihat di gambar menu di bawah.


Seperti biasa, kalau ke sini, hampir semua orang pesen es kuwut yang nyegerin. Potongan melon dan asam jeruk nipis emang pas diminum saat cuaca Tasik lagi panas-panasnya. So, Kedai Joglo Semar ini jadi pilihan kami kalau bosen makan baso atau ngidam makan mie goreng/mie godog enak di kota Tasikmalaya.

NB:
Rate tempat makan: "DL alias datang lagi"
Durasi masak-memasaknya lumayan lama, ada baiknya pesen dulu via telepon.

Wilujeng Kulineran.

Joglo Semar

Jl. Galunggung, Tawangsari, Kota Tasikmalaya

Telp 0265 334999
Buka 10.00 - 21.00

Bakmie Sepur Cakalang-Tuna Stasiun Bandung, Pedasnya Bikin Nagih


Kebetulan lagi ke Bandung nih, naik kereta dari Tasik turun di stasiun Bandung. Karena berangkat pukul 05.30 pagi, alhasil saya belum sarapan. Mau beli makanan di kereta mahal dan kurang lezat. Akhirnya bersabar, sarapan di Bandung. 

Berhubung mau naik gojek, Saya keluar di pintu selatan/jalan stasiun timur. Katanya di sini lebih aman daripada naik gojek di pintu utara. Masih di jalan stasiun timur, jalan sedikit ke arah Suniaraja, sebelah kanan ada toko bakmie bercat merah. Terpampang merk "bakmie Cakalang dan tuna pedas". Wah boleh juga nih, nyoba bakmie pagi-pagi. Jarang-jarang juga ada bakmie tuna. Kedai ini udah buka dari pukul 08.30 pagi. 


Kedai ini udah bercap "Halal". Sip aman. Masuklah saya ke kedai merah ini. Tempatnya gak terlalu luas, tapi cukup bersih. Di pojokan ada mainan kucing melambai-lambai. Wah, masakan chinese nih. Dan biasanya sih  enak.

Setelah duduk dan lihat-lihat menu, saya pesen bakmie baso pangsit topping cakalang sama tuna pedas. Awalnya mau tuna aja, tapi kata cici penjual, bisa dicampur. Baiklah, Campurkan saja biar ramai. Ada juga bakmie porsi kenyang, gak tahu sebanyak apa. Hmm..patut dicoba next time.

Saus tambahan bakmi udah tersedia di meja. Ada kecap manis, kecap ikan, saus dan sambal. Yang unik, ada sambal khas restoran chinese. Bukan sambal dari cengek atau rawit kayak di tukang mie ayam, tapi ini dari cabe kering. Minyaknya aja udah kecium pedas, apalagi sambalnya. Wah, mantap pedasnya.



Bakmi pun datang dengan mangkuk ukuran standar cap ayam jago. Mienya tipis-tipis dan saya suka pisan mie jenis ini. Di atasnya ada irisan daun bawang, saosin/sawi ijo, parutan cakalang kering dan tuna pedas. Kuah bakso dan pangsit dipisah di mangkok kecil. Rasa mie sama tuna pedasnya enak, dan pedasnya gak bohong. Apalagi kalo ditambah sambal cabe kering, makin pedas. Nggak kuat pedas? Ada bakso kuah dan pangsit yang bisa jadi penetralisir. Omat, ulah diladaan oge hwehehe..

Harga bakmi baso pangsit dibanderol Rp25 ribu. Lumayanlah, nggak murah atau kemahalan. Jadi kalau bingung mau makan apa di sekitaran stasiun Bandung, bisa nyobain mie sepur di jalan stasiun timur 32, Bandung. Mungkin saya bakal datang lagi ke sini buat nyobain menu lain. Masih banyak kuliner enak di sekitar stasiun Bandung. Cuma emang, lokasinya lebih banyak di pintu selatan. Misalnya sate Hadori, lontong kari kebon karet dan Nasi Padang Malah Dicubo (dendeng Batoko). Wilujeng Kulineran. 

NB:
Rate tempat makan: "DL alias datang lagi"
Bisa pesen via gojek juga.



Bakmie Sepur

Jl Stasiun Timur 32

Telp. 022 4235782

WA/SMS 081573001508
Buka 07.30 - 15.00

Tuesday, 10 October 2017

Enaknya Ayam Geprek Ceu Ter Bandung


Selesai check out dari Subwow Hostel, ternyata sekarang udah jam 11 siang. Daripada nanti sewaktu acara kelaparan, mending saya makan dulu. Nah, di sebelah grand Tebu/Subwow, ada tempat makan ayam geprek sama sate taichan. Waktu lewat kemarin sore sih rame. Hmm, mari kita come on. Kalo Warung sate taichan belum buka.

Tempat makannya kecil, tapi rapi khas cafe jaman now. Meja tanpa pernis disusun sesuai bentuk ruangan yang memanjang ke belakang. Ada tiga meja dan satu meja panjang. Muatlah 20 orang mah.


Sedari awal, saya udah tertarik sama ayam geprek, kelihatan hot. Berdasarkan gambar di menu, akhirnya saya pilih ayam geprek komplit paket plus es teh manis. "Level berapa A?" tanya akang penjual, saya jawab "Level satu we A". Takut kepedasan sodara-sodara. Dan perjalanan masih panjang. Mules di jalan kan berabe. Hwehehe.



Setelah Nunggu nggak pake lama, datanglah ayam geprek komplit. Isinya ada nasi, tahu goreng tepung, tempe goreng, tumis waluh/labu ijo, sama tumis selada. Sebenernya saya ga terlalu suka tahu, tapi kita cobain we yah. Siapa tau enak.



<<proses kunyah-mengunyah>>

Hmm, enak ternyata sodara-sodara. Jadi ayam geprek yang dihancurkan itu, berasal dari ayam yang digoreng pake tepung tipis (bahasana aneh pisan hwehehe). Ada rasa gurih, pedas, dan krispi sewaktu dicoba. Karena level satu, cabenya juga satu. Nggak terlalu pedes. Aroma bawang putih sama kencurnya kerasa pisan. Selesai makan pun masih kerasa bau bawang #siapinpermen.




Diluar ekspektasi, tahu gorengnya enak. Kayaknya digoreng pakai tepung yang sama dengan si ayam. Dalamnya lembut, luarnya garing. Rasa tempe goreng sama nasi sih standar. Nah, ada rasa unik dari tumis selada goreng. Kan biasanya selada jenis gitu (selada darat) dibuat lalaban. Tapi ini kayak digoreng bentar dan ada rasa asin-asinnya.

Alhamdulillah, makan kali ini worthed dengan harga Rp25 ribu. Sudah termasuk minum nya. Tempatnya kecil, nggak ngehits juga, tapi enak. Wilujeng kulineran...

Nb. Kayaknya bisa pesen via Go Food

Saturday, 30 September 2017

Baso "Minion", Baso Kerikil Mas Tono

Di kota seribu satu macam baso ini, saya bisa icip-icip aneka macam baso. Salah satunya adalah baso kerikil mas Tono yang ada di jalan Cikalang Girang, dekat kompleks olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya. Hayu, kita cobain.

Sepanjang jalan Cikalang Girang ini, at least ada dua tukang bakso. Pertama baso gejrot Rinceu, dan satu lagi baso kerikil mas Tono. Saking banyaknya baso di kota Tasikmalaya, kayaknya peta persaingan olahan baso makin ketat. Salah satu yang unik yaitu baso kerikil ini.



Disebut kerikil, mungkin karena basonya kecil-kecil seperti batu kerikil. Semangkuk baso biasanya dihidangkan bersama pasangannya yaitu si tauge, mie, sayur/sawi , acar, perasan jeruk limau, dan daun bawang. Kuah baso pun cukup gurih, segurih bumbu atom bulan hehe. Tempat makannya cukup sederhana dan mamang-mamang yang melayani pun ramah balalageur. Kan suka ada tukang makanan yang judes tapi laku. 


Untuk rasanya, basonya enak, lulus uji standar. Lumayan lah ngasih variasi aneka baso di Tasikmalaya. Semangkuk bakso dijual mulai dari Rp12.000 sampai dengan Rp25.000, tergantung paket apa. Ada paket komplit, krikil super, krikil biasa dan baso besar biasa. Jadi, selain baso yang kecil-kecil tadi, ada juga baso besar isi cincang, baso halus atau baso urat.
Wilujeng Ngabaso..

Tuesday, 26 September 2017

Kumpulan Soal Tes Potensi Akademik TPA


Karena tingginya minat para pengunjung tentang soal TPA, berikut ini saya bagikan link google drive materi soal tes potensi akademik yang saya punya. Sumber materi dari berbagai penjuru, mudah-mudahan gak ada yang mempermasalahkan hak kopi #copyright maksudnya, Aamiin...

Ini contoh soalnya.  

Contoh 1
Daftar Isi file TPA

Link Download TPA Klik di sini-disini

Mangga Emang-Euceu diunduh.. Selamat berlatih :)

Enaknya Ayam Garang Asem Singaparna Tasikmalaya

Warung Nasi Solo Mbak Dwi
Makan siang hari ini enaknya makan yang seger-seger. Masakan yang berkuah, gurih, asam sama pedas. Teroretoret, pilihan yang tepat adalah makan ayam garang asam. 

Konon, kata temen saya yang orang Jawa, garang asam di Singaparna ini lebih enak daripada garang asam yang ada di Solo. Entah karena banyak mecin atau apa,  saya ga paham. Saya sih belum nyoba garang asam di Solo.

Olrait, warung makan ini ada di jalan Pemda, dekat kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya di Singaparna. Memang jalannya bukan di jalur utama, masuk-masuk dikit. Seberang rumah makan pantai dadaha. Dekat dengan masjid agung Singaparna. Tempatnya pun nggak mevvah, malah sederhana. Mungkin orang Singaparna sendiri juga nggak tahu kalau di sini ada ayam garang asam.



Suasana tempat makan
Penampakan Garang Asam
Masakan garang asam sebenarnya mirip pepes ayam. Tapi ditambah irisan tomat ijo, daun salam, lengkuas dan lain lain. Bedanya, kalo garang asam itu berkuah.Dan enak dimakan waktu panas-panas, maksudnya kuahnya panas. Irisan tomat ijo dan cengek/cabe rawit jadi senjata andalan rasa asam dan pedas. Ada juga buih-buih putih yang mirip santan/telur putih yang saya juga ga tahu itu apa, tapi bikin kuah gurih heuheu..

Menu lain
Nasi tumis Paria/pare, kikil, martabak mini
Selain garang asam, ada menu lain khas warung nasi biasa. Jengkol, kikil, tumis kacang merah, tumis paria dan kawan-kawan. Satu lagi yang enak adalah lumpia/martabak mini isi telur dan daun bawang. Hmm enak serius. Harga ayam garang asam dibanderol Rp21.000. Lumayan murah untuk olahan ayam kampung yang uenak dan sueger hehe...

Cengek pedas
Lumpia 



Jadi, kalau kalian bingung mau kuliner apa di Singaparna, Tasikmalaya, selain kupat tahu Mangunreja, mangga cobain ayam garang asam Solo ini sama martabak mininya. Dijamin ngeunah #bukanpromosi. Jangan terlalu siang ya, suka kehabisan soalnya. Wilujeng kulineran.

Note: kalau takut kehabisan, bisa pesan dulu via telepon ke nomor ini 085223424373.
Garang Asam, pepes ayam khas Solo