Friday, 16 December 2016

Garut, Kota Seribu Bakso



Coba Anda perhatikan, jumlah pedagang bakso di Garut dengan jumlah lampu merah, pasti lebih banyak tukang bakso. Di jalan apapun, tukang bakso pasti menghiasi jalanan di kota Garut. Entah hobi atau tradisi, orang-orang di sini lumayan doyan makan adonan daging berkuah ini. Mungkin, faktor cuaca yang dingin memberikan stimulus dan hasrat mencicipi makanan yang gurih dan panas ini.hahaha...

Beberapa bakso yang terkenal di kota Garut :
             1. Bakso KMR di Jl. Bratayudha
             2. Bakso Mulang Sari
             3. Bakso Mas Useng di Jl Pembangunan
             4. Bakso depan Pemda
             5. Bakso Pangauban
             6. Bakso Kareuet
             7. Bakso Ceu Ikah
             8. Bakso Mg Imu
        1. Bakso Mulangsari, deket Jogja
                 7. Bakso Pasundan?
                 8. dst...
              Kalau di tempat saya, penggemar bakso itu identik dengan kaum hawa. Kalau di sini, bapak-bapaknya pun suka makan bakso. Jadi, nggak heran kalau jumlah pedagangnya lumayan banyak. Ada demand pasti ada supply

              Apa sih yang membedakan bakso Garut dengan yang lain? Kalau dari kaca mata pecinta kuliner amatiran seperti saya, bedanya ada di :
                     1. Mie. Mie yang dipakai biasanya dibikin sendiri oleh si penjual. Jadi, ada perbedaan tuh, rasa mie antara penjual yang satu dengan yang lain.
                     2. Di sini, bakso itu pakai minyak goreng yang sudah dibumbui. Sama kayak di Bandung.
                     3. Dikombinasikan dengan bakso tahu.
                     4. Sambal yang disajikan biasanya dicampur kacang tanah. Jadi, nggak cuma cabe tok.
                     5. Kuahnya gurih.
                     6. Harganya relatif murah.
                      Katanya sih, kalau udah nyobain bakso Garut, terus nyobain bakso yang lain, rasa bakso jadi downgrade. *bahasanya*. Gimana menurut kalian?