Tuesday, 18 September 2012

Berbagi Pengalaman : Membuat Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) di Rumah Sakit Bunut/R. Syamsudin dan Puskesmas Sukabumi Part 2

Berbagi Pengalaman : Membuat Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) di Rumah Sakit Bunut/R. Syamsudin dan Puskesmas Sukabumi Part 2


Selain Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS), Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) pun menjadi persyaratan pendaftaran CPNS/melamar pekerjaan atau untuk melanjutkan pendidikan. Pembuatan SKBN bisa dilakukan di puskesmas (tapi hanya puskesmas tertentu yang sudah mempunyai lab), Labkesda, rumah sakit umum pemerintah/swasta dan kepolisian (Polres). Pembuatan SKBN ini disesuaikan dengan permintaan pihak pemberi kerja atau institusi pendidikan.

Untuk CPNS, biasanya pembuatan SKBN dibuat di rumah sakit umum milik pemerintah. Biaya pembuatan SKBN berbeda-beda, tergantung berapa banyak indikator tes yang digunakan. Tahun lalu, tahun 2011, saya menyambangi RSUD Sekarwangi untuk menanyakan berapa biaya pembuatan SKBN disana. Petugas di sana malah menawarkan paket pemeriksaan lengkap bagi CPNS dengan biaya yang cukup mahal > Rp300.000,-. Nominal tepatnya saya lupa. Awalnya saya ditanya, "lowongan CPNS mana? Kalau pemda Kabupaten biasanya dibuat di sini, jadi sebagai rujukan pemeriksaan resmi". Saya bilang, "bisa dibuat di mana aja asal RSU milik pemerintah, kan saya bukan CPNS pemda". Karena biaya pembuatannya cukup mahal, saya langsung pergi ke RS. Bunut. Ternyata biaya pembuatan SKBN di sana hanya Rp100.000,- . Ya sudah, dengan bermodal KTP dan uang Rp100k tadi, saya buat SKBN di sini. 


Proses pertama, saya mendatangi  ruang pendaftaran terlebih dahulu di dekat loket pendaftaran ICU. Setelah mendapat kuitansi, langsung saja melunasi biaya pembuatannya di loket pembayaran khusus lab (bulan September 2012, biaya pembuatan SKBN naik menjadi Rp140.000,-). Setelah itu, saya ambil sampel urin dan meletakkannya di rak khusus. Tunggu kurang lebih 3-4 jam. Kalau mau diambil besok juga bisa. Indikatornya ada lima buah dan yang paling penting hasil lab harus menunjukkan reaksi negatif. 

CONTOH SKBN
Setelah selesai, SKBN bisa diambil di bagian pendaftaran (step paling awal). Periksa dengan teliti nama, alamat dan tanggal lahir Anda, siapa tahu ada yang salah. Kalau sudah yakin benar, kita tinggal minta cap rumah sakit ke bagian sekretariat. Kalau butuh legalisirnya, tinggal difoto kopi dan dibawa ke bagian rekam medik a.k.a Pak Ujang. Proses selesai.

- Selamat Berjuang -