Wednesday, 9 January 2013

Bienvenue 2013

Bienvenue 2013


Welcome 2013. Tahun 2013 disebut juga tahun Babi Air kalau kata shio orang Tiongkok. Saya juga nggak tahu maksudnya apa. Yang jelas esensi tahun baru adalah menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Mari kita buat rencana-rencana matang atau bahasa kerennya resolusi, baik menyangkut karier, target hidup atau rencana berkeluarga > khusus jomblo (atau bersama keluarga).

Semarak pergantian tahun baru masehi sangat terasa di pusat kota Bandung. Apalagi saya tinggal di pusat kota, dekat jalan Ir.Juanda, alun-alun dan Balkot #tinggal dimana tuh? Perayaan pergantian tahun 2012-2013 di Bandung dipusatkan di Jl. Ir. Juanda atau sering disebut juga jalan Dago. Di sana, diselenggarakan pula Car Free Night.


Saya nggak minat ikut tahun baru-an karena lumayan capek  habis kerja. Maklum aja tanggal 31 Desember tetep masuk kantor, hiks. Tiba di kosan magrib, terus bersih-bersih, makan dan lanjut tidur sebelum jam menunjukkan pukul 21.00. Tak disangka, jam 12 malam kurang beberapa menit, suara gemuruh kembang api memekikan telinga saya. Berisik bukan main. Lalu saya keluar kamar dan pemandangan keren terlihat jelas dari lantai atas kamar. Warna-warni kembang api berpendar menghiasi langit malam Bandung. Ah, mubazir sekali. Uang yang mungkin bagi mereka tidak bernilai 'dibakar' dan menjadi abu. "Memang apa urusan lo. Masalah buat lo?" Mungkin gitu ya, jawaban kasarnya ketikasaya ngasih saran ke mereka #suudzon. Kalau kayak gini saya sering inget tukang mungutin sampah plastik atau bapak penjual sapu yang biasa saya temui ketika pulang kantor. Bapak penjual sapu usianya cukup sepuh dan kakinya sedikit kurang normal ketika berjalan.

Yang jelas, malam tahun baru, saya dibangunkan secara paksa oleh suara bising kembang api.

- Au revoir 2012 -